Membeli motor bekas bisa menjadi pilihan cerdas jika dilakukan dengan tepat. Harga Vario 160 yang lebih terjangkau dan pilihan model yang beragam membuat motor bekas, seperti Honda Vario 160, banyak diminati. Namun, tanpa pengetahuan yang cukup, pembelian motor bekas juga memiliki risiko. Artikel ini membahas tips agar beli motor bekas aman berdasarkan pertanyaan yang paling sering diajukan (FAQ), sehingga mudah dipahami oleh pembaca.
Motor bekas tidak selalu memiliki kondisi yang sama seperti motor baru. Risiko yang sering terjadi antara lain kerusakan tersembunyi, surat tidak lengkap, hingga bekas kecelakaan. Oleh karena itu, memahami langkah-langkah dasar sebelum membeli sangat penting, terutama untuk motor populer seperti Honda Vario 160 yang banyak beredar di pasar motor bekas.
Hal pertama yang wajib diperiksa adalah kelengkapan surat-surat kendaraan, meliputi STNK dan BPKB. Pastikan nomor rangka dan nomor mesin sesuai dengan dokumen resmi. Pada Honda Vario 160, nomor rangka dan mesin bisa dicek pada bagian rangka tengah dan mesin samping.
Selain itu, perhatikan status pajak kendaraan. Motor bekas dengan pajak mati memang lebih murah, tetapi akan menambah biaya di kemudian hari.
Mesin adalah komponen paling vital. Saat membeli motor bekas, hidupkan mesin dan dengarkan suaranya. Mesin yang sehat akan berbunyi halus dan stabil. Untuk Honda Vario 160, teknologi eSP+ membuat suara mesin relatif halus, sehingga bunyi kasar bisa menjadi tanda masalah.
Periksa juga apakah ada kebocoran oli, apakah tarikan gas responsif, dan apakah mesin mudah dinyalakan saat dingin. Jika ragu, sebaiknya ajak mekanik atau bawa motor ke bengkel resmi Honda untuk pemeriksaan.
Kondisi fisik mencerminkan cara pemilik sebelumnya merawat motor, itulah mengapa hal tersebut sangatlah penting. Periksa bodi, rangka, dan kaki-kaki. Pastikan motor tidak terlihat miring dan tidak ada bekas las pada rangka, karena bisa menandakan bekas kecelakaan.
Pada motor matik seperti Honda Vario 160, cek juga kondisi CVT, rem, dan suspensi. Suspensi yang terlalu keras atau terlalu empuk bisa menandakan kerusakan.
Bagaimana Mengecek Kelistrikan dan Fitur?
Kelistrikan sering menjadi masalah tersembunyi pada motor bekas. Pastikan semua fitur berfungsi normal, seperti:
- Lampu depan dan belakang
- Sein dan lampu rem
- Panel speedometer digital
- Starter elektrik
Honda Vario 160 sudah menggunakan panel digital modern, sehingga tampilan yang error atau mati sebagian patut dicurigai.
Apakah Lebih Aman Membeli di Dealer atau Perorangan?
Membeli motor bekas di dealer biasanya lebih aman karena motor telah melalui proses inspeksi dan kadang disertai garansi terbatas. Namun, harganya cenderung lebih mahal. Membeli dari perorangan bisa lebih murah, tetapi membutuhkan pengecekan ekstra. Untuk model populer seperti Honda Vario 160, pastikan harga Vario 160 sesuai dengan tahun, kondisi, dan jarak tempuh.
1. Membeli di Dealer
Keamanan & legalitas
- Dokumen BPKB/STNK biasanya lebih jelas & lengkap
- Proses balik nama sering dibantu
- Ada garansi servis (tergantung dealer)
Kondisi motor lebih terjamin
- Biasanya motor diservis & dicek sebelum dijual
- Dealer resmi bisa memberi riwayat servis
Pilihan pembayaran
- Bisa cash / kredit
- Sering ada promo cicilan, asuransi, atau free service
Kekurangan
- Harga biasanya lebih tinggi
- Negosiasi harga bisa lebih sedikit
- Membeli dari Perorangan
Harga bisa lebih murah
- Bisa nego langsung dengan pemilik
- Tidak ada margin dealer
Bisa cek mesin langsung
- Bertemu pemilik langsung → tanya riwayat pakai
Risiko lebih tinggi
- Bisa ada dokumen tidak lengkap / masalah hukum
- Motor tidak dicek profesional
- Tidak ada garansi resmi
Bagaimana Cara Aman Membeli Motor Bekas?
Agar beli motor bekas aman, lakukan langkah berikut:
- Periksa surat kendaraan dengan teliti
- Cek kondisi mesin dan suara
- Perhatikan rangka dan bodi
- Uji semua fitur dan kelistrikan
- Bandingkan harga pasar
Dengan pengecekan yang tepat, membeli motor bekas seperti Honda Vario 160 bisa menjadi pilihan yang aman, hemat, dan menguntungkan.